Alat Peraga 3D Ikatan Antar Molekul

Kimia SMA Kelas XI (Fase F) Pengembang: Sisca Puspita Sari, S.Si

Modul Pembelajaran Fase F SMA

Memahami Gaya & Ikatan Antar Molekul

Gaya antar molekul adalah gaya tarik-menarik elektrostatik yang bekerja di antara molekul-molekul yang berdekatan. Gaya ini menentukan sifat fisika zat seperti titik didih, titik leleh, kelarutan, dan wujud zat!

Hierarki Kekuatan Interaksi Kimia (kJ/mol)

Di Dalam Molekul (Intra)

Ikatan Kovalen & Ionik

100 – 400 kJ/mol (Sangat Kuat)

Terkuat Antar Molekul
10 – 40 kJ/mol

Ikatan Hidrogen

H terikat pada N, O, atau F

5 – 25 kJ/mol

Gaya Dipol – Dipol

Antar Molekul Polar Permanen

0.05 – 2 kJ/mol

Gaya Dispersi London

Dipol Sesaat & Terimbas (Nonpolar)

1. Ikatan Hidrogen

Sangat Kuat

Gaya tarik elektrostatik yang sangat kuat ketika atom Hidrogen (H) terikat pada atom yang sangat elektronegatif (N, O, atau F) ditarik oleh pasangan elektron bebas (PEB) molekul tetangganya.

Contoh Senyawa:

• Air (H2O), Amonia (NH3), Asam Fluorida (HF)

• Menyebabkan titik didih H2O (100°C) jauh lebih tinggi dibanding H2S (-60°C).

2. Gaya Dipol – Dipol

Molekul Polar

Gaya tarik-menarik antara kutub positif (δ⁺) dari satu molekul polar permanen dengan kutub negatif (δ⁻) dari molekul polar permanen lainnya.

Contoh Senyawa:

• Hidrogen Klorida (HCl), Kloroform (CHCl3), Hidrogen Sulfida (H2S)

• Kutub berlawanan muatan saling berorientasi secara spontan.

3. Gaya Dispersi London

Molekul Nonpolar

Gaya tarik lemah yang timbul akibat pergerakan acak elektron yang menciptakan dipol sesaat (temporary dipole), yang mengimbasi awan elektron molekul tetangga menjadi dipol terimbas (induced dipole).

Contoh Senyawa:

• Molekul nonpolar: O2, N2, CH4, I2, Gas Mulia (Ar, He)

• Semakin besar Mr & jumlah elektron, semakin kuat Gaya London.

4. Dipol – Dipol Terimbas

Van der Waals

Interaksi ketika molekul polar permanen mendekati atom/molekul nonpolar, lalu kutub muatannya menginduksi pergeseran awan elektron pada partikel nonpolar tersebut.

Contoh Dipol Terimbas:

• HCl (Polar) mendekati atom Argon (Nonpolar)

• Ujung δ⁻ Cl menolak elektron Argon, sehingga menginduksi dipol sementara pada Argon.